Artikel

PSBB Tahap 2 di Kabupaten Bandung Melibatkan 8 Kecamatan

06 Mei 2020 13:21:23  Administrator  198 Kali Dibaca  Berita Lokal

Pemkab Bandung mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) parsial tingkat provinsi. Kali ini, PSBB berlaku untuk delapan kecamatan.

Sebelumnya, PSBB tahap pertama berlangsung secara parsial di tujuh kecamatan. Kini bertambah menjadi delapan kecamatan, namun Kecamatan Cimenyan dan Cilengkrang tidak diikutsertakan kembali.

"Untuk Kecamatan Cilengkrang dan Cimenyan tidak diikutkan lagi pada PSBB Parsial Tahap 2. Namun digeser ke tiga kecamatan lainnya, yaitu Baleendah, Banjaran dan Rancaekek," ungkap Bupati Bandung Dadang M. Naser, seperti dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (6/5/2020).

Delapan kecamatan tersebut di antaranya, Kecamatan Baleendah, Banjaran, Bojongsoang, Cileunyi, Dayeuhkolot, Margaasih, Margahayu dan Rancaekek.

Alasan tiga kecamatan baru dimasukkan dalam PSBB dikarenakan munculnya pasien positif di daerah tersebut. Seperti di Kecamatan Rancaekek, dua pasien positif bertambah di kecamatan tersebut.

"Rancaekek ada 2 warga positif, yaitu dari kluster acara HIPMI Karawang dan yang satu sudah sembuh. Sementara di Baleendah dan Banjaran ada pertumbuhan dari pelaku perjalanan," ujar Dadang.

Dadang menambahkan, pelaksanaan PSBB dinilai cukup efektif menyekat laju pemudik yang akan masuk ke daerahnya, mengingat, banyak pintu masuk menuju daerah Kabupaten Bandung.

"Pintu masuk ke Kabupaten Bandung cukup banyak. Sesaat sebelum PSBB Tahap 1 diberlakukan, banyak warga yang sudah terlanjur mudik ke Kabupaten Bandung. Namun setelah diberlakukan PSBB, arus mudik mulai menunjukkan penurunan," ujarnya.

Di sisi lain, angka pasien positif terus bertambah ketika masa PSBB Tahap I. Data per tanggal 22 April - 4 Mei, pasien positif akibat virus Corona bertambah 10 orang, sebelumnya 29 menjadi 39 orang.

"Berdasarkan hasil evaluasi Tim Gugus Tugas Covid-19, terdapat peningkatan secara kumulatif sejak PSBB diberlakukan. Data pada tanggal 22 April hingga 4 Mei terdapat peningkatan 10 kasus positif, dari 29 menjadi 39," ungkap Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bandung, Yudi Abdurahman.

Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) juga menunjukkan penambahan dalam kurun waktu tersebut. "ODP dari 1.355 menjadi 1.479, PDP dari 170 menjadi 246, dan OTG dari 176 menjadi 246," beber Yudi Abdurrahman.

Selain itu, evaluasi pelaksanaan PSBB Tahap I masih terdapat pelanggaran yang dilakukan para pengendara. Antara lain tidak memakai masker, sarung tangan, helm, dan ada pula suhu tubuh pengendara di atas normal.

"Selain itu, masih ada ojek online membawa penumpang dan penumpang mobil duduk di samping sopir. Ini menjadi bahan pertimbangan saat pemberlakuan tahap 2 nanti," pungkasnya.

Artikel dikutip dari: https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5004125/psbb-skala-provinsi-di-kabupaten-bandung-berlaku-di-8-kecamatan dengan judul "PSBB Skala Provinsi di Kabuapten Bandung Berlaku di 8 Kecamatan."

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Informasi COVID-19 Kabupaten Bandung

KLIK GAMBAR DIBAWAH INI ..... !!!

Peta Desa

Aparatur Desa

Sinergi Program

KEMENDES
DPMD KAB BANDUNG DPMD PROV JABAR
KAB BANDUNG PROFIL KEPALA DESA PROV JABAR
KECAMATAN RANCAEKEK
DISKOMINFO
E-LAPOR JABAR QUICK RESPONE
SENSUS PENDUDUK 2020

Layanan Mandiri

    Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Agenda

Belum ada agenda

Statistik Penduduk

Wilayah Desa

Lokasi Kantor Desa

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:544
    Kemarin:284
    Total Pengunjung:221.971
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:202.180.16.2
    Browser:Tidak ditemukan

Arsip Artikel

Jadwal Shalat

jadwal-sholat